PERTEMUAN 1: PEMANASAN GLOBAL

1. EFEK RUMAH KACA

Efek rumah kaca adalah fenomena ketika panas matahari di bumi terperangkap, sehingga bumi menjadi semakin panas. Mirip dengan rumah kaca yang digunakan untuk menanam tanaman. Sebenarnya, dalam jumlah tertentu, efek rumah kaca ini juga dibutuhkan bumi. Efek rumah kaca ini dibutuhkan bumi untuk menjaga interval perbedaan suhu di siang hari dan di malam hari supaya tidak terlalu berbeda. Meskipun demikian, kalau terlalu banyak panas matahari yang terperangkap bisa membahayakan.

Penyebab efek rumah kaca adalah peningkatan jumlah emisi gas CO2 dan CO. Meningkatnya jumlah emisi gas bisa diakibatkan karena penggunaan pendingin ruangan atau kendaraan pribadi. Terlebih lagi, lahan hijau di bumi sudah semakin berkurang karena banyaknya penebangan liar.

Efek Rumah Kaca

Penyebab pemanasan global, diantaranya adalah:

Asap Pabrik

Asap pabrik masih menjadi momok yang mengerikan bagi udara kita. Kamu bisa lihat sendiri, lewat cerobongnya yang besar itu, pabrik mengeluarkan asap yang begitu besar dan banyak. Ada asap berwarna abu-abu, putih, bahkan hitam. Asap pabrik ini sangat berbahaya, karena mengandung karbon dioksida, karbon monoksida, dan gas metana.

polusi batubara

Polusi batubara di Cimahi Jawa Barat. (Sumber: mongabay.co.id)

Kandungan yang berbahaya pada asap pabrik ini, berpotensi menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan manusia, terutama masalah pernapasan. Selain bermasalah bagi kesehatan manusia, asap pabrik ini juga akan menjadi polusi udara. Sehingga, lingkungan kita semakin tercemar, dan pemanasan global nggak bisa dihindari lagi.

Polusi Kendaraan Bahan Bakar Bensin

Salah satu penyumbang terbanyak terjadinya pemanasan global adalah polusi kendaraan. Asap kendaraan bermotor bensin yang mengandung gas karbondioksida, dapat memicu terjadinya efek rumah kaca. Padahal, kita tahu sendiri jika efek rumah kaca jadi masalah yang cukup serius bagi bumi kita ini.

polusi-kendaraan

Asap dari kendaraan bahan bakar bensin. Sumber: lpmdinamika.co

Semakin banyaknya populasi manusia di negara kita ini, semakin meningkat pula penggunaan kendaraan bermotor bahan bakar bensin. Maka dari itu, kita harus benar-benar bijak dalam hal penggunaan kendaraan. jika hanya dekat, kita bisa naik sepeda atau jalan kaki.

Kerusakan Hutan

Pohon bisa mengubah gas karbon dioksida menjadi oksigen. Itulah kenapa pentingnya pohon. Karena pohon bisa mengubah gas jahat menjadi gas yang baik dan bermanfaat.

Akan tetapi, penebangan pohon yang liar dan pembakaran hutan, membuat jumlah pohon yang ada di negara kita ini berkurang terus menerus. Hutan kita terancam. Jika hutan terancam, maka terancam pula makhluk hidup lainnya, seperti manusia dan hewan.

kondisi hutan indonesia dalam pemanasan global

Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Sampai sekarang, negara kita ini masih menggunakan bahan bakar fosil seperti batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Misalnya batu bara yang digunakan oleh perusahaan pembangkit listrik tenaga uap. Jika kalian pernah melihat langsung, asap yang keluar dari cerobong PLTU itu warnanya hitam dan itu sangat berbahaya bagi kesehatan bumi dan manusia. Karena, bahan bakar fosil juga mengandung gas karbon dioksida.

Belum lama ini, Rusia mengalami hujan salju berwarna hitam. Salju hitam ini sempat membuat masyarakat bingung. Nah, setelah ditelusuri ternyata penyebabnya berasal dari partikel-partikel yang keluar dari asap pabrik. Partikel itu berwarna hitam dan kemudian bercampur dengan salju. Partikel itu juga berbahaya bagi kesehatan, karena mengandung karbon dioksida.

Salju hitam di rusia

Turun salju hitam di Rusia. (Sumber: thesun.co.uk)

Padahal, untuk membangkitkan listrik, kita bisa menggunakan panel surya yang mengandalkan sinar matahari, mengandalkan kincir angin, atau bahkan tenaga air. Kalau penggunaan energi fosil bisa dikurangi sampai benar-benar bisa digantikan oleh energi lainnya yang lebih baik dan dapat diperbaharui, maka pemanasan global pun bisa ditanggulangi.

Pembakaran Sampah Secara Berlebihan

Kalian sering melihat tetangga, atau bahkan orang tua kamu membakar sampah?Membakar sampah yang berlebihan juga menjadi pemicu terjadinya pemanasan global?

Banyak orang yang membakar sampah rumah tangganya, seperti kantong plastik, botol plastik, atau yang lainnya kemudian hasil bakarannya itu ditinggal begitu saja. Plastik yang dibakar sangat berbahaya. Selain plastiknya, hasil bakaran yang ditinggalkan begitu saja juga berbahaya, karena akan memunculkan gas metana yang juga berbahaya bagi bumi.

bakarplastik

Bakar sampah plastik. (Sumber: suma.ui.ac.id)

Setelah kalian memahami materi tentang pemanasan global. Sekarang kalian ungkapkan pendapat kalian tentang efek rumah kaca. Apakah itu efek rumah kaca? Tulis jawaban kalian di kolom komentar.