PERTEMUAN 2: HUKUM ARCHIMEDES & HUKUM PASCAL

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang tekanan zat cair (tekanan hidrostatis). Hari ini kita lanjutkan pembahasan tentang Hukum Archimedes dan Hukum Pascal.

1. HUKUM ARCHIMEDES

Sebelum memahami tentang Hukum Archimedes, sebaiknya kalian mengetahui tentang massa jenis.

rumus massa jenis-1

Hukum Archimedes dikemukakan oleh Archimedes seorang berkebangsaan Yunani yang terkenal sebagai ahli matematika, astronomi, filsafat, fisika, dan insinyur. Pada suatu hari ia diminta Raja Hieron II untuk membuktikan bahwa mahkotanya benar-benar berasal dari emas murni. Archimedes merasa kesulitan menentukan massa jenis mahkota tersebut karena tidak bisa menghitung volume mahkota. Hingga pada akhirnya saat Archimedes menceburkan dirinya ke bak mandi, ia mengamati adanya air yang tumpah dari bak tersebut. Seketika itu Archimedes berteriak “eureka, eureka!”. Archimedes menyadari bahwa volume air yang tumpah tersebut sama besarnya dengan volume tubuh yang mendesak air keluar dari bak. Melalui temuan tersebut, Archimedes dapat membuktikan bahwa ternyata mahkota Raja tidak berasal dari emas murni melainkan dicampur dengan perak, sehingga pembuat mahkota tersebut dihukum mati oleh sang Raja.

Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara karena di dalam air benda mendapat gaya ke atas. Ketika di udara, benda memiliki berat mendekati yang sesungguhnya.

hukum archimedes

Dalam kehidupan sehari-hari, Hukum Archimedes digunakan sebagai dasar pembuatan kapal laut atau kapal selam. Kapal selam bisa terapung atau tenggelam di air. Hal ini sesuai dengan prinsip Hukum Pascal, jika gaya apung maksimum (Fa) lebih besar daripada gaya berat kapal selam maka kapal selam akan terapung. Sebaliknya, jika gaya apung maksimum (Fa) lebih kecil daripada gaya berat kapal selam maka kapal selam akan tenggelam.

2. HUKUM PASCAL

bunyi hukum pascal
rumus hukum pascal

Dalam kehidupan sehari-hari, Hukum Pascal diterapkan pada alat untuk mengangkat mobil di tempat pencucian mobil yang disebut pompa hidrolik. Dengan pompa hidrolik, mobil yang berat dapat diangkat dengan mudah sehingga mesin mobil bisa dibersihkan.

Perhatikan contoh soal berikut:

Perhatikan model pompa hidrolik berikut ini:

Pompa hidrolik tersebut memiliki luas penampang pengisap kecil A1 sebesar 20 cm² dan pengisap besar A2 sebesar 50 cm². Gaya yang harus diberikan untuk mengangkat mobil 20.000 N adalah … N

Diketahui:

F2 = 20.000 N

A1 = 20 cm²

A2 = 50 cm²

Ditanya: F1 …?

Jawab:

F1/A1 = F2/A2

F1 = F2/A2 x A1 = 20.000/50 x 20 = 8.000 N

Jadi diperlukan gaya sebesar 8.000 N untuk dapat mengangkat mobil tersebut.

Nah, setelah memahami materi tentang Hukum Archimedes & Hukum Pascal sekarang kalian kerjakan Evaluasi 2 dengan klik link berikut: http://bit.ly/HUKUM-ARCHIMEDES-DAN-HUKUM-PASCAL