PERTEMUAN 1: TEKANAN ZAT

Pada pembelajaran pertama di Semester Genap ini kita akan membahas materi tentang:

  • Tekanan Zat Padat,
  • Tekanan Zat Cair (Tekanan Hidrostatis),
  • Tekanan Gas.

TEKANAN ZAT PADAT

Saat kita memaku tembok maka paku bisa menancap dan menembus pada tembok yang tebal. Hal ini terjadi karena adanya tekanan pada paku. Tekanan adalah perbandingan antara jumlah gaya yang diberikan pada benda dengan luas permukaan benda. Jadi, ketika ujung paku yang memiliki permukaan runcing ditempelkan ke dinding, kemudian gaya yang kita berikan pada paku cukup besar, maka tekanan yang dihasilkan akan besar. Tekanan yang besar ini akan membuat dinding jadi berlubang.

Rumus Tekanan Zat Padat

Bagian ujung paku yang datar memiliki ukuran permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan bagian ujung paku yang kecil. Ketika area mengecil, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin membesar dan ketika area membesar, maka tekanan yang dihasilkan akan mengecil. Maka, menggunakan paku untuk melubangi dinding dengan ujung yang runcing, jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan bagian datarnya. Hal ini dikarenakan luas permukaan bagian runcing lebih kecil daripada bagian datar, sehingga tekanan yang diberikan terhadap tembok akan lebih besar.

Sedangkan saat kita memukul paku dengan gaya dorong yang besar maka paku lebih mudah menancap pada tembok dibandingkan saat kita memukul paku dengan gaya yang kecil. Dengan demikian, semakin besar gaya yang diberikan maka tekanan juga semakin besar dan sebaliknya.

penerapan tekanan zat padat di kehidupan sehari-hari

TEKANAN ZAT CAIR (TEKANAN HIDROSTATIS)

Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang diakibatkan oleh gaya yang ada pada zat cair terhadap suatu luas bidang tekan, pada kedalaman tertentu.

contoh soal rumus tekanan hidrostatis

Berdasarkan rumus tersebut dapat disimpulkan semakin tinggi atau semakin dalam suatu benda di dalam zat cair maka tekanan hidrostatisnya semakin besar.

contoh soal rumus tekanan hidrostatis

TEKANAN GAS

  • TEKANAN GAS DI RUANG TERBUKA

Melalui percobaan Torricelli, tekanan udara diukur besarannya dan ditemukan bahwa tekanan udara di atas permukaan laut = 76 cmHg

“Setiap naik 100 m, tekanan udara berkurang 1 cmHg”

atau

“Semakin tinggi suatu tempat, maka tekanan udaranya semakin rendah”

fenomena tekanan gas dalam ruang terbuka dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya adalah:

1. Angin laut dan angin darat

Angin yang sering kita rasakan berhari-hari itu muncul karena adanya perbedaan tekanan udara di suatu tempat. Sementara itu, angin bertiup dari daerah yang tekanan udaranya lebih tinggi ke daerah yang tekanan udaranya lebih rendah. Tekanan udara inilah yang menyebabkan adanya angin laut dan angin darat.

tekanan gas - angin darat angin laut

2. Peristiwa ketika memasak air

Saat memasak air di pegunungan, maka air akan lebih cepat mendidih dibandingkan jika memasak air di pantai. Hal itu disebabkan karena tekanan udara di pegunungan lebih rendah daripada di pantai. Akibatnya, air lebih mudah lepas ke udara atau menguap.

3. Turun dari dataran tinggi seperti pegunungan, ke dataran rendah

Sama seperti saat landing pesawat, telinga kita akan berdengung atau terasa sakit. Akibat selaput gendang telinga lebih menekuk keluar akibat turunnya tekanan udara di luar. Sementara tekanan udara di dalam telinga masih tetap tinggi seperti saat kita masih berada di atas pegunungan.

Para pendaki yang akan menaiki gunung tinggi seperti Gunung Everest atau Gunung Kalimanjaro harus membawa persediaan tabung oksigen. Tekanan udara di puncak gunung sangat rendah, ketika berada di puncak maka para pendaki akan kesulitan bernapas. Oleh karena itu, persediaan tabung oksigen yang akan sangat berguna.

  • TEKANAN GAS DI RUANG TERTUTUP

Beberapa fenomena tekanan udara dalam ruang tertutup yang bisa kita temui adalah sebagai berikut.

  1. Contoh pertama adalah balon udara. Balon udara bisa terbang atau mengangkasa karena tekanan udaranya diturunkan. Bagaimana cara menurunkan tekanan udaranya? Yaitu dengan cara memanaskan balon udara. Setelah dipanaskanvolume balon udara akan meningkat sementara tekanan udaranya menurun. Setelah itu, baru balon udara bisa terbang.
  2. Sementara itu prinsip tekanan udara dan volume juga ada pada makhluk hidup yaitu pada sistem pernapasan manusia. Konsep tekanan dan volume bisa kita lihat pada proses menarik napas (inspirasi) dan proses mengeluarkan napas (ekspirasi).
prinsip tekanan udara dan volume juga ada pada makhluk hidup

Nah, setelah memahami materi tentang Tekanan Zat sekarang kalian kerjakan Evaluasi 1 dengan klik link berikut: http://bit.ly/TEKANAN-ZAT