PERTEMUAN 4: SISTEM GERAK MANUSIA

Sistem gerak pada manusia tersusun atas Rangka, Sendi, dam Otot. Pada pertemuan kali ini akan kita bahas tentang rangka pada sistem gerak manusia.

Perhatikan video berikut dengan sungguh-sungguh.

Gerakan yang kita lakukan sehari-hari sebenarnya merupakan hasil kerja sama dari rangka dan otot. Otot adalah bagian tubuh yang mampu berkontraksi, sedangkan rangka tidak mempunyai kemampuan seperti otot. Jika otot berkontraksi, secara otomatis rangka juga ikut bergerak karena otot terletak melekat dengan rangka. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa otot adalah alat gerak aktif, sedangkan rangka merupakan alat gerak pasif. Mengapa rangka dapat dikatakan sebagai alat gerak pasif? Hal ini disebabkan pergerakan rangka sebenarnya disebabkan karena kontraksi otot.

Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas 206 tulang yang saling berhubungan. Alat gerak pasif pada manusia adalah tulang. Tulang adalah bahan yang hidup dan tumbuh. Tulang mempunyai kerangka protein. Kalsium memperkuat kerangka tersebut. Lapisan luar tulang mempunyai saraf dan jaringan pembuluh darah yang kecil.

  • FUNGSI RANGKA BAGI TUBUH MANUSIA
  1. Memberi bentuk, contohnya tulang tengkorak yang memberi bentuk pada wajah.
  2. Sebagai penopang tubuh, contohnya tulang kaki yang menopang seluruh tubuh.
  3. Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulang tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru, tulang tengkorak untuk melindungi otak.
  4. Alat gerak pasif.
  5. Tempat melekatnya otot, misalnya pada tulang kering (tibia) menempel otot.
  6. Tempat pembentukan sel-sel darah, bagian tulang yaitu sumsum tulang merupakan tempat pembentukan sel-sel darah.
  • MACAM-MACAM TULANG PADA TUBUH MANUSIA

1. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi 4 yaitu:

a. Tulang Pipa atau Tulang Panjang (Long Bone)

Sesuai dengan namanya tulang pipa memiliki bentuk seperti pipa atau tabung dan biasanya berongga. Tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu: bagian tengah disebut diafisis, kedua ujung disebut epifisis dan diantara epifisis dan diafisis disebut cakra epifisis. Beberapa contoh tulang pipa adalah pada tulang tangan diantaranya tulang hasta (ulna), tulang pengumpil (radius) serta tulang kaki diantaranya tulang paha (femur), dan tulang kering (tibia).

b. Tulang Pipih (Flat Bone)

Bentuk tulang yang kedua yaitu tulang pipih. Tulang pipih tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spons, didalamnya terdapat sumsum tulang. Kebanyakan tulang pipih menyusun dinding rongga, sehingga tulang pipih ini sering berfungsi sebagai pelindung atau memperkuat. Contohnya adalah tulang rusuk (costa), tulang belikat (scapula), tulang dada (sternum), dan tulang tengkorak.

c. Tulang Pendek (Short Bone)

Dinamakan tulang pendek karena ukurannya yang pendek dan berbentuk kubus umumnya dapat kita temukan pada pangkal kaki dan pangkal lengan.

d. Tulang Tak Berbentuk (Irreguler Bone)

Tulang tak berbentuk memiliki bentuk yang tak termasuk ke dalam tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Tulang ini terdapat di bagian wajah dan tulang belakang. Gambar tulang wajah (bagian mandibula) di samping termasuk tulang irreguler.

2. Berdasarkan jaringan penyusunnya dan sifat-sifat fisik, tulang dibedakan menjadi 2 yaitu:

a. Tulang Rawan

Pada saat masih embrio, rangka manusia dan hewan vertebrata sebagian besar berupa tulang rawan (kartilago). Dalam perkembangannya, tulang rawan tersebut akan berubah menjadi tulang (tulang keras). Tulang rawan mengandung banyak zat perekat berupa protein dan mengandung sedikit zat kapur sehingga bersifat lentur. Ada 3 jenis tulang rawan, yaitu:

  1. Tulang Rawan Hialin; merupakan tulang rawan yang tersusun dari bahan yang seragam. Tulang rawan hialin terdapat pada dinding trakea, ujung tulang tungkai dan lengan anggota badan, sendi tulang, dan antara tulang rusuk dan tulang dada.
  2. Tulang Rawan Elastis; bersifat lentur dan terdapat di hidung dan daun telinga.
  3. Tulang Rawan Serabut; bersifat kuat, tetapi kurang lentur dibandingkan bentuk tulang rawan lainnya, terdapat pada antar ruas tulang belakang.

b. Tulang Keras

Tulang keras/Tulang sejati dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas) ruang antar sel tulang keras banyak mengandung zat kapur, sedikit zat perekat, bersifat keras. Zat kapur tersebut dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO3) dan kalsium fosfat (Ca(PO4)2) yang diperoleh atau dibawa oleh darah. Dalam tulang keras terdapat saluran havers yang didalamnya terdapat pembuluh darah yang berfungsi mengatur kehidupan sel tulang. Tulang keras berfungsi untuk menyusun sistem rangka.

  • SUSUNAN RANGKA TUBUH MANUSIA

Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh tersebut terdiri atas tiga kelompok besar, yaitu tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak.

A. Tulang Tengkorak

Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang tulang tengkorak tersebut.

Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Hubungan antartulang tempurung kepala merupakan hubungan tulang yang tak dapat digerakkan. Pada bayi yang baru lahir, kedua tulang ubun-ubun di kiri dan kanan belum menyatu sempurna. Dalam pertumbuhannya, tulang tengkorak bayi akan menyatu sempurna.

Bagian-bagian Tulang Tengkorak (Sumber: http://pixabay.com)

B. Tulang Badan

Tulang anggota badan tersusun oleh tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan tulang gelang panggul. Masing-masing tulang tersebut membentuk kesatuan. Tulang anggota badan berfungsi melindungi organ-organ dalam yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya.

  • Tulang Belakang

Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat. Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang ekor.

Bagian-bagian Tulang Belakang (Sumber: http://pixabay.com)
  • Tulang Dada

Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.

  • Tulang Rusuk

Tulang rusuk pada manusia terdiri atas 24 buah atau 12 pasang. Tulang rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung organ-organ dalam, seperti jantung dan paru-paru. Tulang rusuk manusia, terdiri atas 7 pasang tulang  rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.

Bagian-bagian Tulang Dada dan Tulang Rusuk (Sumber: http://pixabay.com)
  • Tulang Gelang Panggul

Gelang panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang belakang. Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang kemaluan (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).

Bagian-bagian Tulang Gelang Panggul (Sumber: http://pixabay.com)

C. Tulang Anggota Gerak

Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tulang anggota gerak bagian atas (tangan) dan tulang anggota gerak bagian bawah (kaki). Masing-masing tulang tersebut tersusun oleh beberapa tulang. Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius),  tulang hasta (ulna), tulang pergelangan tangan (karpal), tulang telapak tangan (metakarpal), dan tulang ruas – ruas jari tangan (falangus)  Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulang betis (fibula),  tulang kering (tibia), tulang tempurung lutut (patela), tulang pergelangan kaki (tarsal), tulang telapak kaki (metatarsal), dan tulang ruas – ruas jari kaki (falangus)

Bagian-bagian Tulang Anggota Gerak Tangan dan Kaki (Sumber: http://pixabay.com)

Nah, setelah memahami materi tentang sistem rangka pada manusia sekarang tugas kalian adalah menggambar Rangka Tubuh Manusia tanpa diberi keterangan pada kertas Folio polos. Setelah itu kalian buat video presentasi menyebutkan nama-nama tulang pada rangka tubuh manusia dengan menunjukkannya pada gambar yang telah kalian buat. Gambar dan video (berdurasi maksimal 3 menit) yang telah dibuat dikirim melalui link Evaluasi 4 berikut: http://bit.ly/RANGKA-MANUSIA