PERTEMUAN 2: KONSEP GAYA

  • PENGERTIAN GAYA

Gaya merupakan besaran vector karena memiliki satuan, besaran dan arah. Gaya merupakan suatu besaran yang menyebabkan benda bergerak. Gaya juga bisa diartikan sebagai dorongan atau tarikan yang akan mempercepat atau memperlambat gerak suatu benda. Kita dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari melakukan gaya yaitu kegiatan mendorong atau menarik yang membuat benda bergerak, misalkan; mendorong meja, menarik pintu, membuka buku, dan masih banyak lagi. Besar gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya dinyatakan dalam Newton (N). Gaya dapat memengaruhi gerak dan bentuk benda.

Info Satuan Gaya:

Satuan Gaya (SI) = Newton (N) = kg.m/s2.

1 Dyne = 1 gram.cm/s2.

1 Newton (N) = 100.000 dyne = 105 dyne, sehingga

 1 Dyne = 10-5 N.

Tarikan dan Dorongan (Sumber:
pelajaran-jitu.blogspot.co.id
)
  • PENGARUH GAYA TERHADAP BENDA

Gaya dapat memberikan pengaruh-pengaruh terhadap benda, yaitu:

  1. Mengubah bentuk suatu benda
  2. Mengubah arah gerak benda
  3. Menyebabkan benda diam menjadi bergerak dan sebaliknya
  4. Menyebabkan perubahan kecepatan gerak benda
  • JENIS-JENIS GAYA

Berdasarkan sifatnya, gaya dikelompokkan menjadi 2 jenis, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh

  • Gaya Sentuh

Perubahan pada bola ketika ditendang hanya terjadi apabila dikerjakan gaya melalui sentuhan. Sebaliknya jika tidak terkena sentuhan, maka tidak terjadi perubahan gerak. Dengan demikian, gaya baru dapat bekerja setelah terjadi sentuhan. Gaya yang demikian disebut gaya sentuh. Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja setelah melalui sentuhan. Contoh gaya sentuh dalam kehidupan sehari-hari:

a.   Gaya dorong, gaya tarik, gaya angkat, dan gaya otot, yang berasal dari kekuatan atau kesanggupan tubuh. Misalnya: mendorong meja, mengangkat besi, menarik gerobak, dan lain-lain.

b.   Gaya pegas yaitu kekuatan yang timbul dari sebuah benda ketika kembali pada kedudukan semula. Misalnya: gaya pada per (pegas), karet direntangkan (pada permainan ketapel).

c.   Gaya gesek adalah gaya yang timbul akibat persentuhan langsung antara dua permukaan benda dengan arah berlawanan terhadap kecenderungan arah gerak benda. Besar gaya gesekan bergantung pada kekasaran permukaan sentuh. Semakin kasar suatu permukaan, semakin besar gaya gesekan yang timbul. Keuntungan gaya gesek:

  • Gaya gesekan antara kaki kita dengan permukaan jalan memungkinkan kita dapat berjalan. Jika jalanan licin tanpa gesekan kita akan tergelincir.
  • Gaya gesekan antara ban mobil yang dibuat bergerigi dengan permukaan jalan agar tidak slip (tergelincir) pada saat jalan licin, misalnya karena hujan.

Kerugian adanya gaya gesek:

  • Gaya gesekan membuat kita harus mengeluarkan tenaga lebih banyak untuk membuat benda berpindah.
  • Gaya gesekan pun bisa menimbulkan panas yang berlebihan akibat gesekan pada mesin mobil dan kopling sehingga mesin mobil cepat rusak.
  • Gaya gesekan antara ban mobil dengan jalan mengakibatkan ban mobil cepat aus dan tipis.
  • Akibat gesekan antara angin dengan mobil dapat menghambat gerakan mobil.

Cara memperkecil gaya gesek:

  • Memperlicin permukaan. Memperlicin permukaan dapat dilakukan dengan memberi minyak pelumas atau mengampelas permukaan.
  • Memisahkan kedua permukaan yang bersentuhan dengan udara, misalnya pada hovercraf yaitu kapal laut yang bagian dasarnya berupa pelampung yang diisi udara.
  • Meletakkan benda di atas roda-roda, sehingga benda lebih mudah bergerak.
  • Gaya Tak Sentuh

Gaya tak sentuh adalah gaya yang bekerja tanpa melalui sentuhan. Contoh gaya tak sentuh dalam kehidupan sehari-hari:

a.   Gaya magnet yaitu kekuatan magnet untuk menarik atau menolak suatu benda. Misalnya: magnet dapat menarik besi.

b.   Gaya listrik yaitu gaya yang ditimbulkan oleh benda yang bermuatan listrik. Misalnya: sisir plastik yang digosokkan pada rambut kering dapat menarik potongan-potongan kertas kecil, tanpa menyentuhnya lebih dahulu.

c.    Gaya tarik bumi (gaya gravitasi) yaitu kekuatan bumi untuk menarik benda-benda sehingga dapat jatuh ke tanah dan mempunyai berat. Misalnya: batu atau beda lain jika diangkat terasa memiliki berat dan apabila dilepas dapat jatuh ke tanah.

  • MASSA DAN BERAT

Massa benda adalah banyaknya zat yang dikandung oleh benda itu. Sehingga masa zat tidak akan mengalami perubahan dimanapun benda itu berada. Jadi, jika benda itu di bumi mempunyai massa 60 kg, di bulan pun massanya tetap 60 kg. Berat benda menyatakan ukuran gaya gravitasi yang bekerja pada benda tersebut. Sehingga berat benda berubah-ubah menurut tempat dimana benda tersebut berada. Berat benda di Bulan dan di Bumi berbeda karena gaya gravitasi di Bumi lebih besar daripada gaya gravitasi di Bulan. Berat benda di puncak gunung lebih kecil dibandingkan beratnya ketika benda berada di tepi pantai. Makin tinggi benda itu dari permukaan bumi, maka beratnya makin kecil. Berat dinyatakan dalam bentuk rumus:

W = m.g

Keterangan:

W = Berat (N)

g   = Percepatan gravitasi (m/s2); besarnya g = 10 m/s2

m  = Massa benda (kg)

  • Berat benda adalah besarnya gaya tarik bumi terhadap benda itu.
  • Semakin kecil gravitasi bumi akan semakin berkurang berat bendanya.
  • Konstanta gravitasi (percepatan gravitasi) adalah bilangan yang menunjukkan perbandingan antara berat dengan massa.
No.BeratMassa
1.Berasal dari gaya tarik bumiBerasal dari zat penyusunnya
2.Selalu berubah bergantung tempatnyaSelalu tetap tidak berubah dimanapun berada
3.Merupakan besaran vektor dan besaran turunanMerupakan besaran pokok dan besaran skalar
4.Satuan menurut SI yaitu Newton (N)Satuan menurut SI yaitu kilogram (kg)
Tabel 1. Perbedaan Berat dan Massa

Nah, setelah memahami materi tentang Konsep Gaya sekarang kalian kerjakan Evaluasi 2 dengan klik link berikut: http://bit.ly/KONSEP-GAYA